Informasi teknologi, internet

Rahasia Internetan Cepat

Rahasia Internetan Cepat

Ini dia rahasia internetan gratis namun kecepatannya maksimal. Caranya? Ikuti semua langkah dalam tutorial SSH. dan, buktikan.

Ketik “SSH gratis” pada mesin pencari Anda. Lalu klik, dan Anda akan menemukan berbagai tawaran internet. Mulai dari “internet gratis” hingga download maupun mengunggah data dengan kecepatan wah!

Untuk menikmati tawaran itu ada syaratnya. Pun tersedia tutorial yang akan memandu untuk mengoprasikan SSH melalui perangkat komputer dengan spesifikasi tertentu. Pastinya, butuh modem dan kartu provider tertentu. Selain itu, ada beberapa perangkat lunak yang mesti diunduh terlebih dulu.

Langkah berikutnya mengisi account SSH atau mengatur beberapa kode pada aplikasi yang telah diunduh agar bisa mengakses server tertentu. Di beberapa situs web tersedia account SSH gratis yang hampir di update setiap saat. Maklum, yang gratisan itu banyak peminatnya sehingga account terkadang sudah kadaluarsa.

Ada pula account SSH yang diperjual-belikan secara online dengan bandrol 5 ribu rupiah hingga 50 ribu rupiah. Patokan harga account sepertinya tergantung pada kecepatan mengunduh maupun mengunggah data melalui server tertentu.

“Buat download maknyuss, streaming wussshh. Setiap lokasi memiliki speed yang berbeda beda.” Itulah contoh tawaran SSH unlimited di sebuah laman jejaring sosial. Di laman itu ditawarkan kecepatan mengunduh data hingga 6.33 Mb/s dan mengunggah data 1.10 Mb/s. Wow…

Selanjutnya mengaplikasikan SSH tersebut dengan menggunakan peramban web (browser), seperti mozilla firefox, chrome, maupun internet explorer. Tapi harus melakukan pengaturan shock proxy SSH dulu. Lagi-lagi, semua itu ada tutorialnya untuk memudahkan pengguna yang belum familiar dengan bahasa pemrograman.

Kalaupun masih kesulitan mempraktikan tutotial SSH, beberapa makelar teknologi informasi (TI) alias pemilik laman menawarkan jasa mengulik perangkat komputer agar bisa mengakses Internet melalui SSH.

Jalan pintas

Lantas apa itu SSH? SSH sejatinya singkatan dari secure shell, yaitu protokol jaringan untuk pertukaran data melalui suatu koneksi yang telah terbentuk. Seperti diketahui protokol adalah standar yang memungkinkan perpindahan data antara dua atau lebih dalam jaringan komputer melalui “terowongan” atau tunneling.

Nah, SSH merupakan contoh dari tunneling protocol. “Jadi SSH itu sebenarnya adalah protokol jaringan untuk komunikasi data yang aman,” jelas perekayasa dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Yus Budiyono, di Jakarta, awal pekan lalu.

Teknik mengulik SSH itu biasanya dikuasai para peretas (hacker) untuk mencari “jalan tikus” sebagai pengguna (client) menuju server. Nah, untuk mengakses jalan tikus itu butuh account SSH. Itu karena untuk melakukan komunikasi data dari client menuju server terdapat SSH client dan SSH server.

Account SSH itu, kata Yus, sebenarnya tidak dibuka untuk umum alias milik pribadi. Itu berarti yang ditawarkan gratis maupun dijual di laman-laman Internet adalah ilegal. “Saya menilai itu tindakan ilegal karena mencuri account yang menjadi hak orang lain,” jelas pria yang saat ini menjadi guest researcher, VU University, Amsterdam, Belanda.

Di sisi lain, iklan SSH unlimited di suatu laman jejaring sosial yang menawarkan kecepatan mengunduh data hingga 6.33 Mb/s dan mengunggah data 1.10 Mb/s hanya isapan jempol belaka, selama masih menggunakan modem CDMA/GSM dan kartu provider tertentu.

Pasalnya, bagaimanapun juga komunikasi data dari client ke sever masih membutuhkan Internet service provider (ISP). Sebagai gambaran, paket internet CDMA tidak akan menembus kecepatan 200 kbps, karena batas maksimal yang disediakan cuma 150 kbps.

“Dari batas maksimal 150 kbps itu pun biasanya yang diberikan provider ke klien hanya sepersepuluhnya (1/10), karena saluran untuk mengirimkan data terbatas. Artinya, kalau semua klien diberikan 150 kbps maka saluran data akan cepat penuh dan kecepatan semakin lemot,” jelas Yus.

Proxy Server

Adapun bagi mereka yang berhasil mengoperasikan SSH dan merasakan kecepatan tinggi berselancar di dunia maya pada situs-situs tertentu, menurut Yus, bisa jadi karena telah mengatur proxy server, yaitu server untuk menyimpan web chace yang sering diakses pengguna.

Sekadar informasi, chace marupakan mekanisme untuk penyimpanan sementara (caching) dari dokumen web. Dokumen itu bisa berupa halaman laman dengan protokol HTML (Hypertext Transfer Protocol) maupun gambar. Dokumen yang tersimpan di proxy server itu dapat diakses lagi lebih cepat oleh pengguna.

Sebagai contoh, pengguna Internet secara lazim mengakses Facebook melalui server di Amerika sehingga terasa sangat lemot, tapi dengan proxy server cukup mengakses cache proxy server lokal. Dengan demikian, dapat mengurangi penggunaan bandwidth dan beban server.

“Tapi ada waktunya proxy server ini penuh sehingga akses akan tetap lemot. Oleh karena itu, beberapa dokumen web kurang penting yang tersimpan di proxy server harus dihapus,” tukas Yus. agung wredho

Itulah tadi rahasia internetan cepat. Coba dan buktikan sendiri. Selamat berselancar ria!

Artikel Lain