Kelemahan Nikon D600

Dengan harga Rp 19 juta untuk versi body-only, kamera Nikon seri D600 dinilai sebagai kamera DSLR full-frame termurah dari Nikon. Di samping itu, Nikon D600 juga paling ringan di antara kamera produk Nikon lainnya. Nikon D600 dibekali sejumlah fitur unggulan seperti sensor 24 megapixel, dual sd-card slot, sensor AF 39-titik, weather sealing, prosesor image processor EXPEED 3, serta tubuh yang sebagian terbuat dari magnesium alloy.

Tapi kemudian beredar kabar bahwa Nikon D600 memiliki masalah sensor yang rawan akan debu. Untuk mencoba membuktikan isu tersebut, seorang seniman Toronto bernama Kyle Clements membeli sebuah kamera D600 dan memasangkan lensa Nikkor 50 mm F1.8.

Clements lalu menghadapkan kamera itu ke selembar kertas yang tertempel di dinding dan merekam video timelapse (video yang dibuat dengan menggabungkan banyak foto yang diambil selama beberapa waktu).  Walhasil, di bagian kiri atas tangkapan gambar terlihat debu yang terakumulasi seiring dengan semakin banyaknya jepretan foto yang diambil kamera, seperti yang tampak dalam video di bawah ini.

“Padahal, saya tidak mengganti lensa. Kemungkinan semua debu ini berasal dari dalam tubuh kamera sendiri dan menempel di sensor,” tulis Clements dalam sebuah posting blog.

Debu sensor sendiri adalah masalah yang umum ditemukan pada kamera dengan lensa yang bisa diganti-ganti seperti DSLR. Namun sensor pada D600 dikabarkan bisa terkena debu lebih cepat dari kamera lainnya.

Selain versi body-only, Nikon juga menawarkan paket D600 yang menggunakan lensa Nikkor AF-S 24-85 F3.5-4.5 ED VR seharga 2.699 dollar AS atau sekitar Rp 25,5 juta.

Must read×

Top