Informasi teknologi

Inilah Perbandingan Tarif UberMotor, Go-jek dan GrabBike

tarif ubermotor gojek grabbike

Jurnaldigital.com – Uber secara resmi memperkenalkan layanan jasa transportasi roda dua (ojek) yang mereka namakan UberMotor di Jakarta, mulai Rabu (13/4/2016) ini. (Baca: Saingi Go-jek dan GrabBike, Uber Luncurkan UberMotor)

Berikut inilah skema tarif UberMotor dibandingkan dengan layanan serupa, seperti GoJek dan GrabBike:

Berbeda dengan GoJek dan GrabBike, UberMotor memberikan skema tarif dasar yang ditambah dengan tarif per kilometer dan per menit, layaknya taksi.

Tarif dasar Uber Motor dijelaskan oleh Uber di blog resminya sebagai berikut:

  • Tarif dasar: Rp 1.000
  • Tarif per kilometer: Rp 1.000
  • Tarif per menit: Rp 100

Uber tidak memberikan informasi apakah mereka pada jam-jam sibuk juga mengenakan biaya tambahan untuk UberMotor, seperti di layanan Uber lainnya.

Tarif GoJek

Sementara itu, GoJek memberlakukan tarif berdasar jarak seperti berikut:

  • 1-10 km : Rp 12.000
  • 10-15 km: Rp 15.000

Di atas 15 km: dikenai tambahan biaya Rp 2.000 per km (maksimal 25 km), dihitung dari km pertama. Selain itu, GoJek juga mengenakan biaya tambahan Rp 5.000 pada saat jam sibuk (rush hour).

Tarif Grab Bike

Di sisi lain, Grab Bike memberlakukan tarif berdasarkan jarak dan tarif minimum. Tarif per kilometer Grab Bike adalah Rp 1.500. Namun, Grab Bike memberlakukan tarif minimum sebesar Rp 10.000.

Dengan demikian, jika biaya yang muncul di bawah Rp 10.000, maka pengguna wajib membayar tarif minimum sebesar Rp 10.000.

Misalnya, jika perjalanan sejauh 5 km, maka 5 x Rp 1.500 = Rp 7.500. Dengan demikian, pelanggan harus membayar Rp 10.000.

Jika tarif yang muncul di atas Rp 10.000, pengguna tetap membayar sesuai harga yang ditampilkan. Misalnya, pada perjalanan 8 km, perhitungan menjadi 8 x Rp 1.500 = Rp 12.000. Dengan demikian, pelanggan membayar Rp 12.000.

Grab Bike juga mengenakan skema biaya tambahan pada jam-jam sibuk, yaitu sebesar Rp 5.000.

Artikel Lain