Informasi teknologi, internet

Yahoo! Kena Hack, 500 Juta Data Pribadi Pelanggan Bocor

Yahoo

Jurnaldigital.com – Yahoo! resmi mengumumkan bahwa pihaknya telah menjadi korban serangan hacker hingga mengakibatkan bocornya sekitar 500 juta data-data pribadi milik pengguna.

Data yang dicuri termasuk nama pengguna, alamat e-mail, nomor telepon, tanggal lahir, password yang terproteksi dengan bcrypt, dan pertanyaan security question berikut jawabannya.

“Penyelidikan kami menyimpulkan bahwa informasi yang dicuri tidak termasuk password tanpa enkripsi, data kartu pembayaran atau informasi rekening bank,” kata Yahoo! dalam sebuah pernyataan.

“Kami bisa mengonfirmasikan bahwa salinan sejumlah informasi pengguna telah dicuri dari jaringan perusahaan pada 2014 oleh aktor yang dibeking oleh negara,” lanjut Yahoo.

Pengumuman tidak mengenakkan ini datang di tengah-tengah proses penjualan bisnis internet Yahoo! senilai 4,8 miliar dollar AS ke calon peminangnya, operator seluler Verizon. Dampak dan skalanya yang besar bisa mempengaruhi pemilik baru.

Ancaman tuntutan

Atas insiden tersebut, Yahoo! terancam digugat oleh penggunanya atas tuduhan lalai. Gugatan itu diajukan selang satu hari setelah Yahoo menyatakan data pelanggannya telah dibobol.

Dikutip dari Anatarnews, Minggu (25/9/2016), Berkas gugatan itu diajukan di pengadilan federal di San Jose, California, oleh Ronald Schwartz, warga New York, yang mengatasnamakan semua pengguna Yahoo di Amerika Serikat, yang informasi pribadinya bocor.

Ia berupaya membawa perkara tersebut dalam gugatan massal dengan kerugian yang belum dapat diperkirakan.

 

Artikel Lain