Informasi teknologi, internet

Bigo Live Diblokir, Ini Penjelasan Menkominfo

Jurnaldigital.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memutuskan untuk memblokir situs Bigo Live sejak 1 Desember lalu. Bigo Live adalah layanan video streaming yang saat ini tengah populer. Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, pemblokiran tersebut atas dasar konten-konten yang kerap mengandung pornografi muncul di dalamnya.

“Bigo masih diblokir karena mengandung konten nudity,” ungkap menteri yang akrab disapa Chief RA itu.

Kemkominfo telah menginstruksikan kepada seluruh penyedia jasa internet di Indonesia untuk memblokir Domain Name System (DNS) milik aplikasi Bigo.

Tercatat sejak dua pekan terakhir, ada 10 DNS yang digunakan untuk melayani Bigo, dan semuanya sudah dinotifikasi ke para penyedia jasa internet untuk diblokir.

Meski demikian, yang baru diblokir hanya sekadar DNS saja, belum termasuk alamat IP. Sehingga, Bigo tetap masih bisa diakses — khususnya lewat aplikasi — meski fiturnya dibatasi.

Bigo Live sendiri ada di Android dan iOS. Aplikasi milik Bigo Ltd asal Singapura ini memungkinkan penggunanya untuk bisa melakukan siaran langsung atau live streaming dari perangkat smartphone mereka layaknya presenter siaran TV.

Kabarnya, maraknya konten pornografi di Bigo Live tak bisa dilepaskan dari konsep mengumpulkan gift dari pengunjung ke channel broadcast pemilik akun yang bisa ditukarkan menjadi uang tunai. Misalnya, minimal penarikan 6.700 diamond akan setara dengan Rp 2 juta. (rou/rou)

Artikel Lain