internet

Pinjam Uang lewat Online dengan Jaminan Foto dan Video Tanpa Busana

Jurnaldigital.com – Ratusan foto dan video wanita bugil, yang digunakan sebagai jaminan bagi para rentenir di China, telah bocor ke ruang publik di internet.

Di China, para rentenir telah mengembangkan sistem garansi yang aneh, yakni foto bugil nasabah digunakan sebagai jaminan pinjaman uang.

Sepuluh gigabyte data telah menguap ke jaringan web publik. Data tersebut berisi foto dan video milik lebih dari 160 wanita muda yang tampil dalam pose telanjang.

Foto dan video itu sebenarnya dipakai sebagai jaminan yang disimpan oleh para rentenir, yang diperoleh dari para nasabahnya untuk pijaman secara daring melalui skema Jiedaibao.

Jejaring sosial peminjaman uang China, Jiedaibao, biasanya memberikan pinjaman uang bagi nasabahnya.

Penggunaan foto bugil sebagai jaminan pada platform Jiedaibao itu kini telah muncul di situs web yang terbuka untuk umum.

Diluncurkan JD Capital pada 2015, Jiedaibao memungkinkan pemberi pinjaman untuk beroperasi secara anonim. Pemohon diharuskan memberi identitas asli mereka ketika melakukan transaksi.

Rentenir bisa mengancam akan menyebarluaskan foto bugil si peminjam di jaringan web dan beberapa media sosial jika tidak segera membayar bunga yang rata-rata sampai 30 persen.

Banyak wanita China yang kembali meminjam uang untuk membayar utang awal. Begitu seterusnya seolah-olah tanpa akhir, seperti dilaporkan Global Times.

Di luar itu, rupanya masih ada pola yang juga tidak biasa. Para wanita peminjam dana dari rentenir ini bahkan bisa menebusnya dengan layanan seks.

Menurut Jiedaibao, “pinjaman ‘bugil’ ini juga mengambil keuntungan dari internet untuk melakukan bisnis offline ilegal.

Belakangan, rupanya banyak nasabah perempuan gagal mengembalikan pinjaman. Akibatnya, foto dan video bugil mereka dikirim kepada keluarga dan juga dibocorkan ke situs internet publik.

Salah satunya pernah dialami Xiao Yu, yang berubah sejak keluarganya meminjam uang kepada renternir untuk biaya kuliah sebesar 500.000 yuan atau setara Rp 980 juta.

Rentenir tersebut menyimpan foto tanpa busana para peminjam sambil memegang kartu identitas masing-masing. Foto tersebut dijadikan jaminan jika peminjam tidak bisa membayar utang.

 

Artikel Lain