Informasi teknologi

Bill Gates Sedih Lihat Mahasiswa Drop Out

Steve Jobs dan Bill Gates (kanan). (Foto: istimewa)

Meskipun Bill Gates sendiri tidak lulus kuliah, namun dia mengaku sedih jika melihat ada mahasiswa yang tidak mampu menamatkan pendidikannya di bangku universitas.

Pendiri Microsoft itu memang terkenal concern soal pendidikan di negaranya. Ia baru saja mengungkapkan meski makin banyak orang AS kuliah, makin tinggi angka utang mahasiswa karena biaya yang besar.

Diketahui, sekitar 44 juta mahasiswa Amerika terjebak utang total sebesar USD 1,4 triliun. Dan hanya 54,8% Mahasiswa bisa lulus kuliah dalam waktu 6 tahun. Selain itu, angka drop out juga tergolong tinggi.

“Amerika Serikat memiliki angka drop out universitas tertinggi. Kita memang nomor satu soal jumlah orang masuk kuliah tapi ada di sekitar ranking 20 soal seberapa banyak yang menyelesaikan kuliahnya,” kata Gates dilansir CNBC.

“Berdasarkan tren, hanya sekitar separuh dari mahasiswa yang masuk kuliah saat ini akan menyelesaikan kuliah dengan gelar. Sisanya, kebanyakan yang miskin dan minoritas, tidak akan menamatkannya. Mereka akan drop out,” papar dia.

“Ini adalah hal tragis. Bukan hanya untuk mahasiswa itu dan keluarganya, tapi juga bangsa kita. Tanpa lebih banyak lulusan, negara kita akan menghadapi kelangkaan pekerja terampil dan lebih sedikit keluarga miskin mendapat kesempatan keluar dari kemiskinan,” imbuh dia.

Bill, yang yayasannya telah mengeluarkan jutaan dolar untuk pendidikan, mengatakan akan terus mengawasi isu ini. Ya, meskipun drop out dari universitas Harvard, Bill agaknya tetap menilai lebih baik lulus sarjana ketimbang tidak.

Baca: Intip Kemesraan Putri Bill Gates dengan Pria Muslim Keturunan Arab

 

Artikel Lain