Produk Xiaomi Langsung Dipasangi Microsoft Office

Jakarta, Jurnaldigital.com – Microsoft dan Xiaomi mengumumkan kerja sama jangka panjangnya dalam hal paten, dan langkah ini dimanfaatkan Xiaomi untuk memperkuat pengalaman pengguna di perangkat mobile mereka.

Dalam kesepakatan ini, Xiaomi diizinkan untuk menginstal peranti lunak buatan Microsoft secara langsung di ponsel atau tablet. Peranti lunak itu termasuk aplikasi perkantoran Microsoft Office dan Skype.

“Banyak orang yang ingin merasakan aplikasi favorit mereka bisa bekerja secara seamless pada perangkat yang mereka pilih. Inilah yang ditawarkan melalui kerja sama ini,” kata Peggy Johnson, Executive Vice President Business Development Microsoft.

Pada September 2016 mendatang, rencananya Xiaomi akan menyematkan aplikasi Microsoft Word, Excel, PowerPoint, Outlook dan Skype pada perangkat Mi 5, Mi Max, Mi 4s, Redmi Note 3 dan Redmi 3.

Dalam kesepakatan ini pula, Microsoft menjual sekitar 1.500 paten teknologinya ke Xiaomi, yang mencakup produk komunikasi, multimedia dan komputasi awan.

Kepada Reuters, Senior VP Xiaomi Wang Xiang mengatakan, bahwa kerja sama ini memungkinkan pihaknya untuk memperluas pasar ponsel pintar secara global, tak hanya di China atau negara Asia Tenggara.

“Ini adalah kesepakatan kolaborasi yang sangat besar antara kedua perusahaan,” kata Wang.

Analis mengatakan Xiaomi punya ambisi untuk jadi pemain utama di luar pasar China, tetapi mereka terhambat oleh perlindungan paten yang lemah dan menghindari pertempuran hukum paten jangka panjang.

“Kesepakatan ini memberi Xiaomi cukup harta paten untuk pindah ke pasar Barat,” kata Sameer Singh, seorang analis pasar teknologi asal Inggris, seperti dikutip Reuters.

Menurutnya, Xiaomi harus memperluas pasar ke luar China karena di dalam negeri mereka diserang secara konstan oleh vendor Android yang bahkan berani menjual produk lebih rendah, sehingga mereka harus bergerak cepat.

Berdasarkan data Strategy Analytics, pengiriman ponsel Xiaomi di China dari tahun ke tahun turun 9 persen pada kuartal pertama. Pangsa pasarnya turun menjadi 12 persen dari 13 persen. Xiaomi bukan hanya mendapat tekanan dari Huawei dan Samsung, tetapi juga dari Oppo dan Vivo.

Tags: #Xiaomi

Must read×

Top