Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menuding bahasa Inggris capres petahana Joko Widodo (Jokowi) tidak jelas saat menyebut unicorn’ pada debat kedua Pilpres 2019. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf meminta tim BPN tidak sombong soal bahasa Inggris.

“Nggak usah sok-sokan-lah, Pak Jokowi itu dulu bisnisnya itu ke Eropa. Dia ekspor ke Eropa. Tentu bicara dengan orang Eropa itu kan pakai bahasa Inggris, dan nggak mungkin dia nggak bisa bahasa Inggris. Komunikasinya bagus pakai bahasa Inggris,” ujar juru bicara TKN Jokowi-Ma’ruf, Irma Suryani Chaniago, dilansir detik.com, Selasa (19/2/2019).

BACA JUGA: BPN: Prabowo Tanya Soal Unicorn Karena Bahasa Inggris Jokowi Belepotan

Menurut Irma, lafal seseorang dalam mengucapkan bahasa Inggris tidak bisa sama persis dengan lafal yang diucapkan orang Inggris. Terlebih, bahasa Inggris, dikatakan Irma, bukan bahasa asli masyarakat Indonesia.

“Coba bayangkan orang-orang India bahasa Inggris kayak apa, orang China juga bahasa Inggris (tidak sama persis pengucapannya), orang Jepang juga bahasa Inggris aneh, apakah itu kemudian menjadikan orang itu kelihatan bodoh? Nggak, mereka saja (yang kritik bahasa Inggris Jokowi) yang kampungan,” katanya.

“Memangnya mereka pikir kalau bahasa Inggrisnya lafalnya sudah benar, terus mereka sudah pintar? Nggak usah sombong, bahasa Inggris itu bukan bahasa ibu kita, jadi nggak ada satu pun kalimat salah dari bahasa Inggris yang disebutkan Pak Jokowi kemarin,” lanjut Irma.

BACA JUGA: Dahnil Anzar: Jokowi Mestinya Tak Pakai Istilah Unicorn Tapi Startup Saja

Juru Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ahmad Riza Patria, sebelumnya menyebut Prabowo bertanya ulang ke Jokowi karena ingin memastikan yang dimaksud Jokowi apakah unicon atau unicorn. Sebab, kata dia, pelafalan unicorn oleh Jokowi hampir mirip dengan unicon. Irma pun menyerang balik pernyataan Riza itu.

“Itu karena kupingnya saja yang nggak beres, kupingnya Riza Patria yang nggak beres, bukan Pak Jokowi yang omongnya nggak beres. Jadi debat bahasa Inggris semalam itu bahasa Inggrisnya Pak Jokowi bagus, nggak ada masalah itu. Yang paling penting itu bahwa Pak Prabowo itu nggak ngerti apa itu unicorn,” ungkap Irma.

Sebelumnya diberitakan, Riza menuding pelafalan Jokowi dalam menyebut kata unicorn tidak jelas terdengar.

“Nggak jelas itu pertanyaan. Pak Jokowi lupa, Pak Prabowo itu pinter bahasa Inggris, Jerman, Prancis. Sementara Pak Jokowi bahasa Inggris aja masih belepotan sehingga Pak Prabowo ingin memastikan unicon apa unicorn. Itu ada perbedaan mendasar antara unicorn dan unicon. C-O-R-N atau C-O-N,” kata Riza kepada wartawan, Senin (18/2/2019).

“Sehingga Pak Prabowo memastikan itu yang online-online itu. Karena Pak Jokowi nggak clear nyebutnya,” sambungnya.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.