Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) melontarkan pertanyaan ke capres nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Hal itu dilakukan pada saat debat kedua pilpres 2019 di Hotel Sultan Jakarta, Minggu (17/2/2019) malam.

Jokowi bertanya mengenai apa yang akan dilakukan Prabowo untuk mengembangkan unicorn di Indonesia.

Kata ‘unicorn’ ini sempat diulang oleh Prabowo untuk memastikan artinya.

Baca: Jokowi Tanya soal Unicorn, Prabowo: Maksudnya yang Online-online Itu?

Unicorn merupakan istilah yang akrab dalam dunia perusahaan rintisan atau startup. Unicorn merupakan istilah yang kerap digunakan pada industri perusahaan teknologi untuk mendefinisikan perusahaan privat yang memiliki nilai valuasi lebih dari US$1 miliar.

Nama unicorn dipilih karena sangat jarang perusahaan startup yang bisa bertahan hingga bisa menghasilkan valuasi sebesar itu.

Saat ini, di Asia Tenggara sendiri baru terdapat delapan unicorn. Empat diantaranya merupakan unicorn asal Indonesia yakni Tokopedia, Bukalapak, Gojek dan Traveloka.

Berikut penjelasan singkat 4 unicorn yang ada di Indonesia tersebut:

Gojek

Perusahaan ride-hailing ini didirikan salah satunya oleh Nadiem Makariem sekitar tahun 2010 lalu. Gojek menjadi unicorn pertama yang ‘lahir’ di Indonesia pada 2016 lalu.

Gojek menjadi unicorn tepat di usianya yang ke-6 tahun. Saat itu, Gojek menerima pendanaan senilai $550 juta dari konsorsium 8 investor yang digawangi oleh Sequoia Capital.

Tokopedia

E-Commerce yang didirikan oleh William Tanuwijaya ini hadir satu tahun sebelum Gojek, tepatnya pada 2009. Tokopedia berhasil menjadi unicorn kedua di Indonesia pada 17 Agustus 2017 setelah mendapatkan pendanaan dari Alibaba.

Traveloka

Platform perpesanan tiket online ini digawangi oleh Ferry Unardi dan dua rekannya. Traveloka lahir pada 2012 dan mengukuhkan posisinya sebagai unicorn pada 2017.

Traveloka menjadi unicorn setelah mendapatkan pendanaan dari perusahaan sejenis milik asing yakni Expedia.

Bukalapak

Terakhir, yang baru-baru ini mengundang kontroversi yakni Bukalapak. Platform e-commerce ini berdiri pada 2010 digawangi oleh Achmad Zaky. Saat ini Bukalapak menjadi unicorn keempat yang ada di Indonesia.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.